البحث

Kamis, 18 Oktober 2018

Bolehkah berimam kepada yang shalat Sunnah

Apa hukumnya shalat fardhu (berjamaah) di belakang (imam) yang shalat Sunnah.??

Imam Syafi'i dan Pendapat yang kedua dalam kalangan Hambali  berpendapat boleh berimam kepada yang shalat sunnah dengan syarat sesuai tata cara shalat keduanya. Berdasarkan hadits Hadits Muaz bin Jabal Ra. Beliau shalat isya bersama Nabi saw lalu beliau kembali ke kaumnya , beliau melakukan imam shalat isya lg dengan mereka.

Karena itu boleh berimam kepada orang yang shalat sunnah


Sumber : Fatwa Majmaal Buhuts Islamiyyah Al Azhar

Debator Handal

Debator Handal

Cerita menarik seorang Syeikh di salah satu Muktamar lintas agama

Seorang Pendeta sebelum memulai seminarnya bertanya pada Syeikh (sebagai perwakilan Islam)

Pendeta : Ustadz, Dimanakah  Muhammad sekarang.?

Syeikh: Disisi Allah SWT

Pendeta : Hidup atau Mati.?

Syeikh: Hidup, karena ALLAH akan mengembalikan Ruh beliau setiap orang bershalawat kepadanya, sedangkan kaum Muslimin setiap saat bersholawat kepada beliau

Pendeta: kalau begitu, kenapa dia tidak memohon kepada Allah agar menyelamatkan cucunya dari pembantaian Karbala.?

Syeikh dengan kepintarannya langsung menjawab

Syeikh : Beliau sudah memintanya kepada Tuhan,

Pendeta : ajaib , lalu kenapa masih terjadi pembantaian itu.?

Syeikh : Tuhan berkata, Bagaimana mungkin aku menyelamatkan cucumu sedangkan aku sendiri tidak bisa menyelamatkan anakku dari tiang salib

Pendeta itu langsung bergetar, ada sekitar 10 menit dia baru memulai seminarnya.

Seperti itulah perlunya seorang debator ulung dalam agama ini

Di sarikan dari cerita Syeikh Umar Abdul Kafi.

#Abyat

Sabtu, 08 September 2018

Beasiswa Beasiswa yang ada di Mesir

Setelah sampai di Mesir apakah saya akan mendapatkan beasiswa.??

Pertanyaan seperti ini sering kali mengisi pikiran setiap Maba (Mahasiswa Baru) sehingga membuat ragu untuk berangkat ke Bumi Kinanah ini.

Untuk menjawab hal ini kita perlu menekankan kembali bahwa Al Azhar Ash-Sharif Memberikan Beasiswa penuh kepada seluruh Mahasiswa S1 tanpa pandang bulu.

Yang perlu kita pikirkan selama kuliah hanya membayar rusum untuk kernaih (kartu Mahasiswa) sebesar 75 Le pertahunnya atau setara dengan Rp. 70.000/73.000 .

Selain itu kita hanya memikirkan Muqoror kuliah  (Diktat) dan kepentingan pribadi kita saja.

Lalu bagaimana dengan Markaz Lughoh/Darul Lughoh (kelas persiapan bahasa) yang di peruntukan untuk Maba sebagai  i'dad (persiapan) sebelum kuliah di Al Azhar, Apakah membayar juga.?

Markaz Lughoh merupakan lembaga yang bekerjasama dengan Al Azhar untuk membimbing Mahasiswa Wafidin (Non Arab) sebelum kuliah untuk memperdalam bahasanya.

Markaz ini bernama Markaz Syeikh Zaid yang memiliki aturan dan undang-undang sendiri,tentu saja masih di bawah naungan Al Azhar. Walaupun demikian karena Markaz ini sebenarnya adalah Markaz Mustaqil (berdiri sendiri) sehingga mereka bisa menetapkan bayaran di dalamnya.

Darul Lughoh menetapkan rusum permustawanya (pertingkatan) sebesar 650 Le .

Mustawa (Level/tingkatan) dalam Markaz Lughoh terdiri dari Tujuh Mustawa. Satu mustawa biasanya selesai dalam satu setengah bulan. Jadi jangan takut, jika Najah Pasti tahun depannya langsung masuk kuliah.

Apakah wajib memulai dari Mustawa Mubtadi' awal (level 1).?

Tidak, Mustawa di tentukan dengan hasil ujian yang akan Maba lakukan nanti setelah sampai di Mesir yaitu Imtihan Tahdid Mustawa (Test Tingkatan).

Kembali kepada pembayaran di dalam Markaz Lughoh ini, kita juga ternyata di berikan keringanan, khususnya bagi yang tidak mampu cukup bertemu dengan Mudir Markaz Lughoh menuliskan Tholab (surat permintaan) untuk keringanan rusum, insyallah kita bisa belajar gratis selama Markaz Lughoh ataupun bisa di kurangi pembayaran setengah.

Selain hal ini tadi, apakah ada beasiswa lainnya.?

Tentu saja ada, berikut kami rangkum info beasiswa di Mesir bagi kawan kawan semua , sebelumnya kami tekankan kembali, beasiswa ini adalah untuk kepentingan pribadi kita selama kuliah karena di kuliah semua sudah beasiswa oleh Al Azhar.

1. Beasiswa Al Azhar

Beasiswa Al Azhar di peruntukan untuk Mahasiswa yang lulus seleksi beasiswa di Indonesia ketika test kemarin.

Beasiswa ini terdiri dari biaya hidup, asrama, Muqoror,dan tiket pulang ke tanah air sekali selama kuliah di Mesir.

Beasiswa yang diberikan oleh Al Azhar ini terbagi tiga, beasiswa penuh (seperti di atas ) , beasiswa asrama saja, beasiswa kebutuhan pribadi sebesar 500 Le perbulannya
Untuk beasiswa asrama juga diberikan tiket pulang ke tanah air sekali selama kuliah di Mesir.

Kita jadi kepengankan.!!

Apakah masih ada peluang bagi yang tidak lulus seleksi beasiswa di Indonesia untuk mendapatkan beasiswa ini.?

Tentu saja ada, Al Azhar setiap tahunnya membuka beasiswa kepada setiap mahasiswanya, dengan syarat cukup memiliki keNajahan saja tanpa natijah (Nilai akademik) yang tinggi.

2. Beasiswa Bait Zakat Kuwait

Beasiswa ini merupakan terfavorit untuk Masisir (istilah mahasiswa yang kuliah di Mesir). Beasiswa ini merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Kuwait kepada setiap mahasiswa Al Azhar khususnya Wafidin .

Beasiswa ini di peruntukan untuk Mahasiswa berprestasi dari setiap jenjangnya, baik Ma'had,Kuliah,Magister, maupun Doktor

Untuk mendapatkan beasiswa ini kita harus memenuhi syarat tentunya.

Syarat utama untuk mendapatkan beasiswa ini adalah memiliki Natijah (Nilai akademik) minimal Jayyid Jiddan.

Beasiswa Bait Zakat Kuwait memberikan sekitar 13.000 Le / 15.000 Le pertahunnya kepada setiap Mahasiswanya. Atau sekitar 1200 Le Perbulannya.

Selain itu Bait Zakat juga memberikan Tiket Pesawat untuk Mahasiswanya yang telah menyelesaikan Licence nya.

3. Beasiswa Majlis A'la Lil Azhar

Beasiswa yang diberikan oleh Majlis A'la ini merupakan beasiswa biaya kehidupan sekitar 400 Le perbulannya.

Untuk mendapatkan beasiswa ini tak terlalu rumit cukup memiliki Natijah Najah saja sudah cukup untuk mengajukannya.

4. Beasiswa BWKM Indonesia

Beasiswa yang diberikan oleh Perwakafan Indonesia ini diberikan khusus untuk Masisir.

Beasiswa ini sekitar 300 Le perbulannya

Untuk mendapatkannya cukup dengan natijah Najah saja dan lulus test yang dilakukan oleh BWKM.

Demikian sedikit dari sekian banyaknya beasiswa di Bumi para Nabi ini, semoga bermanfaat untuk kita semuanya.


Sabtu, 18 Agustus 2018

Masuk Islam karena khomar

Kisah Aneh bin ajaib

مسيحي استقبل رجل مسلم في بيته فأحضر له العنب فأكله ثم أحضر له النبيذ (خمرا)
فقال المسلم ..: هذا محرم علينا
فقال المسيحي : عجباً لكم أيها المسلمون تحلّون هذا و تحرّمون هذا ..
مع ان هذا من هذا !!..
فقال المسلم : ألك زوجة ؟
فقال المسيحي: نعم ..
فقال المسلم : ائتني بها .. فأحضرها
ثم قال له : ألك ابنة؟
ققال المسيحي : نعم
فقال المسلم : ائتني بها .. فأحضرها
فقال المسلم : أما ترى أن الله أحلّ لك هذه و حرّم عليك هذه .. مع أن هذه من هذه !!
فقال المسيحي : أشهد أن لا إله إلا الله و أن محمداً رسول الله.

Seorang Kristen menjamu seorang Muslim di rumahnya.

Tuan rumah menghidangkan buah anggur, kemudian si tamu memakannya.

Lalu kemudian tuan rumah menghidangkan khomar, si tamu (Muslim) berkata: ini haram untuk kami

Tuan rumah menjawab : kalian orang Islam ini aneh, kalian halalkan sumbernya dan mengharamkan hasil darinya (maksudnya: kalian mengharamkan khomar sedangkan kalian makan anggur, khomar itu kan dari anggur)

Si Tamu (Muslim) berkata: kamu punya istri.?

Tuan rumah: punya

Tamu : bawa dia kemari.

Tuan rumah lalu mengajaknya bersama mereka

Tamu : kamu punya Putri.?

Tuan rumah : punya

Tamu : bawa dia kemari.

Tuan rumah juga mengajak putrinya bersama mereka.

Tamu : Apakah kamu gk berpikir, ini halal untukmu (Istrimu) dan ini haram untukmu (Putrimu) padahal Putrimu dilahirkan dari istrimu...??????

Tuan rumah langsung mengucapkan kalimat Syahadat mendengar jawaban si tamu.

Sabtu, 11 Agustus 2018

Terjemah kitab An-Niqoyah

علم الحديث من كتاب النقاية

Bab ilmu hadits dari kitab An niqoyah

علم الحديث : علم بقوانين يعرف بها احوال السند و المتن.

 Ilmu hadits adalah sebuah disiplin ilmu yang dengannya kita mengetahui keadaan sanad dan matan hadits

الخبر إن تعددت طرقه بلا حصر متواتر و غيره أحد
Hadits apabila banyak jalur periwayatannya tanpa batas disebut hadits Mutawatir,selainnya di sebut hadits Ahad

 فإن كان بأكثر من إثنين فمشهور أو بهما فعزيز أو بواحد فغريب وهو مقبول و غيره

Apabila jalur periwayatan hadits lebih dari dua orang maka disebut hadits Masyhur, apabila dua orang disebut hadits Aziz , apabila satu orang di sebut Hadits Ghorib, semua ini diterima di sisi ulama hadits

فالأول إن نقله عدل تام الضبط متصل السند غير معلل ولا شاذ صحيح و يتفاوت

Yang pertama apabila yang meriwayatkannya adalah seorang yang 'adl, kuat ingatannya, bersambung sanadnya, tidak memiliki 'illat (cacat) dan tidak Syadz , di sebut hadits Shahih, dan ini memiliki tingkatan

فإن خف الضبط فحسن و زيادة راويهما مقبولة

Apabila ingatannya lemah disebut hadits Hasan , dan bertambahnya jalur periwayatan keduanya akan membuat semakin diterima.
فإن خولف بأرجح فشاذ و إن سلم من المعارضة فمحكم و إلا

Apabila sebuah riwayat berbeda dengan yang lebih rajih (kuat riwayatnya) darinya di sebut hadits Syadz, apabila selamat dari pertentangan jadilah ia hadits Muhkam, jika tidak maka jadi hadits Syadz

و أمكن الجمع فمختلف الحديث أولا و عرف الآخر فناسخ و منسوخ ثم يرجح أو يقف

Cara yang memungkinkan untuk menyatukan hadits, pertama dilihat perbedaan keduanya batu di lihat Nasakh dan Mansukh nya (hadits yang pertama dan terakhir di riwayatkan, di ketahui dengan ilmu Tarikh) kemudian di Tarjih ataupun kita tawaqquf

و الفرد النسبي إن وافقه غيره فهو المتابع أو متن يشبهه فالشاهد و تتبع الطرق له إعتبار

Apabila sebuah hadits diriwayatkan oleh satu orang saja jika riwayatnya sama dengan yang lainnya disebut Mutabi' atau Matannya (isinya) sama disebut Syahid, yang jadi patokannya adalah banyaknya periwayatan.

والمردود إما لسقط فإن كان من أول السند فمعلق أو بعد التابعي فمرسل أو غيره بفوق واحد فمعضل و إلا فمنقطع فإن خفي فمدلس

Hadits Mardud disebabkan oleh beberapa hal, bisa di sebabkan oleh karena gugur nya rawi. Apabila gugurnya rawi ada di awal sanad disebut Hadits Mu'allaq , apabila gugurnya setelah tabiin disebut hadits Mursal, apabila lebih dari satu yang gugur berurutan disebut hadits Mu'dhol jika tidak berurutan disebut Hadits Munqothi', Jika tersembunyi (ringan) disebut Hadits Mudallas.

و إما لطعن فإن كان لكذب فموضوع أو تهمته فمتروك أو فخش غلط أو غفلة أو فسق فمنكر أو وهم فمعلل

Atau disebabkan oleh Tuduhan, apabila tuduhan berdusta disebut Maudhu', apabila Dicurigai disebut Matruk, apabila sering melakukan kesalahan,lalai ataupun memiliki sifat fasik disebut Munkar apabila Diragukan disebut Mu'alal

أو مخالفة بتغيير السند فمدرجة و بدمج موقوف بمرفوع فمدرج المتن أو بتقديم فمقلوب أو بإبدال و لا مرجح فمضطرب أو بتغيير نقط فمصحف أو شكل فمحرف

Apabila Riwayatnya berbeda, jika ada perubahan dalam sanad disebut Mudraj, jika Mauquf dan Marfu' dalam riwayatnya bergabung disebut Mudraj Matan, Jika Terbalik disebut Maqlub , jika tertukar dan tidak bisa Merajihkannya disebut Mudthorib, jika Titiknya berganti disebut Mushahhaf, jika barisanya berganti disebut Muharraf.

 و لا يجوز إلا لعالم إبدال اللفظ بمرادف أو نقصه فإن خفي المعنى احتيج الى الغريب و المشكل

Tidak boleh menggonta-ganti lapadz hadits dengan sinonimnya atau menguranginya (meringkasnya) kecuali bagi orang yang 'Alim. jika ma'na sebuah hadits tidak jelas ia membutuhkan penjelasan kepada kitab yang membahas hadits ghorib  dan kitab Musykil yang membahas permasalahan.

أو لجهالة بذكر نعته الخفي أو ندرة روايته أو إبهام اسمه فإن سمي و انفرد عنه واحد فمجهول العين او لم يوثق فالحال
Atau disebabkan oleh ketiktidak sengajaan (tidak tahu) hal itu seperti adanya  tanda-tanda tersembunyi , atau kejarangan (sedikit) riwayatnya atau ketidak jelasan namanya, jika kita sudah menemukan rawinya dan hanya dia sendiri yang meriwayatkannya maka jadilah haditsnya Majhul'ain (tidak diterima ) atau yang meriwayatkannya banyak tapi bukan yang terpercaya maka haditsnya majhul Haal (ikhtilaf tentangnya tapi jumhur menolak Hadits ini).

او لبدعة فإن لم يكفر قبل مالم يكن داعية أو يروي موافقة

Atau tertolak disebabkan kesesatannya atau setuju dengan kesesatan.diterima apabila dia belum kufur dan tidak mengajak kepada kesesatan.

أو لسوء حفظ فإن طرأ مختلط

Atau disebabkan buruknya hafalannya jika terjadi percampuran dalam riwayat.

و الإسناد إن انتهى إليه صلى الله عليه و سلم فمرفوع مسند أو صحابي من اجتمع به مؤمنا موقوف أو تابعي فمن بعده مقطوع

Sanad itu jika akhirnya sampai kepada Rasulullah saw disebut Marfu' , jika sampai kepada sahabat yang disepakati keimanannya disebut Mauquf, jika sampai kepada Tabi'in dan sesudahnya disebut Maqtu' .

فإن قل عدده فعال فإن وصل إلى شيخ مصنف لا من طريقه فموافقة أو شيخ سيخه فبدل فإن ساوى فمساواة أو تلميذه فمصافحة
Jika sedikit orang yang meriwayatkannya disebut 'aal ('uluw) , apabila riwayatnya sampai kepada guru si pengarang tapi bukan dari jalurnya disebut Muwafaqoh atau dari guru gurunya disebut Badl, jika jumlah jalur riwayat keduanya sama disebut Musawah, atau keduanya sama sama murid dari satu guru disebut Mushofahah.

و يقابله النزول أو روى عن قرينه فأقران أو كل عن الآخر فمدبج أو دونه فأكابر عن أصاغر و منه آباء عن أبناء و إن تقدم موت أحد قرينين فسابق و لاحق أو اتفقوا على شيء فمسلسل أو اسما فمتفق و مفترق أو خطا فمؤتلف و مختلف على الأصل أو الآباء فمتشابه

dan antonim dari 'Uluw adalah Nuzul, jika rawi meriwayatkan dari angkatannya (seumuran maupun seguru) disebut Aqron, jika saling meriwayat antar keduanya disebut Mudabbaj , jika rawi meriwayatkan dari yang dibawahnya disebut Akabir 'an ashogir, termasuk disini seorang ayah meriwayatkan dari anaknya ,jika salah satu dari rawi lebih dahulu meninggal, mereka sama-sama mengambil dari satu guru disebut Sabik wa lahik, jika rawi sepakat dalam satu hal (seperti perkataan, sikap dll) disebut Musalsal, jika nama rawinya sama disebut Muttafaq dan Muftaraq, jika penulisannya sama disebut Mu'talif dan Mukhtalif , jika nama ayahnya sama disebut Mutasyabih.

و صيغ الأداء سمعت و حدثني للإملاء فأخبرني و قرأت للقاريء فالجمع و قريء و أنت أسمع للسامع فأنبأ و شافه و كاتب و عن للإجازة و المكاتبة

Tata cara menyampaikan riwayat,
سمعت dan حدثني apabila mengambil lafadznya langsung dari Syeikh, أخبرني dan قرأت bagi yang membaca atas Syeikh bisa juga di buat untuk jama' أخبرنا dan  قريء عليه, apabila mendengar أنا أسمع, jika mengambilnya dari ijazah dan mukatabah (tulisan) meriwayatkan dengan أنبأ ، شافه، كاتب ، عن .

و أرفعها المقارنة للمناولة و شرطت لها و للوجادوة و الوصية و الإعلام

Dan yang paling tinggi dari ijazah adalah keduanya ada saling bersamaan dengan meriwayatkan مناولة , dengan syarat saling ada bersamaan dan wijadah (yaitu  dia mendapatkan sebuah tulisan dan dia tahu penulisnya).
Meriwayatkan dengan وصية apabila mendapatkannya dari orang yang wafat atau musafir, dan إعلام apabila Syeikhnya memberitahukan kepadanya.

و من الأنواع طبقات الرواة وبلدانهم و أحوالهم تعديلا و جرحا و مراتبهما

Termasuk pembagian dalam ilmu hadits adalah Tobaqoh rawi (seperti rawi yang hidup sezaman) , negeri rawi (seperti tempat tinggalnya), keadaan nya , secara ilmu jarh wa ta'dil dan urutan/tingkatannya di dalam jarh wa ta'dil.

و الأسماء و الكنى بأنواعها و الألقاب و الأنساب و المنسوب لغير أبيه ومن وافقه اسمه أباه و جده أو شيخه و شيخه أو راويه و شيخه و الموالي و الإخواة و أدب الشيخ و الطالب و سن التحملو كتابة الحديث و الأداء و سماعه و تصنيفه و أسبابه و مرجعها النقل فلتراجع مصنفها

Dan (pembahasan) nama rawi ,kuniyah berserta pembagiannya ,laqob, Nasab /keturunan, mansub (Nasab yang dinisbatkan kepadanya) selain ayahnya, rawi yang sama namanya dengan nama ayahnya dan nama Kakeknya, atau namanya sama dengan gurunya dan guru gurunya, atau yang meriwayatkan darinya (sama) dengan nama gurunya. Dan (pembahasan) perwalian (pemerdekaan) , Garis persaudaraan, Adab-adab Syeikh dan Murid, usia kebolehan mengambil riwayat, tata cara penulisan hadits,penyampaian hadits, adab mendegarkan hadits, tata cara penyusunannya, asbab wurud (sebab terjadinya hadits), referensi dari ini semua adalah melalui riwayat Naqli, hendaklah kamu baca buku-buku tentangnya.

و صل و سلم و زد و بارك على سيدنا محمد و على آله و صحبه أجمعين

Dan shalawat,salam dan berkah semoga selalu tercurahkan kepada Baginda Rasulullah saw dan juga keluarganya sahabat-sahabatnya semuanya.

و الله أعلم

القاهرة ، الثلاثاء ٢٤ يليو ٢٠١٨
١١ ذو القعدة ١٤٣٩

Minggu, 01 Juli 2018

Sekilas tentang Masjid Sayyidina Husein

Apakah di Mesir hanya ada Masjid Al Azhar saja yang bersejarah.?
Tidak,masih banyak lagi butiran sejarah di bumi Kinanah ini.
Contohnya Masjid Sayyidina Husein , Masjid Sayyidah Zainab (Putri Ali bin Abi Thalib) , Masjid Baibers, Masjid Ali Pasha yang megah, Masjid Sulthon Hasan dan lain lain Masih banyak lagi.

Mari kita lihat Masjid Sayyidina Husein .
Masjid ini dibangun pada masa Dinasty Fathimiyah. Masjid ini terletak di Khan Khalili , Darrasah , Kairo Mesir.

Di dalam Masjid ini terdapat Maqom kepala Sayyidi Syabab Ahlul Jannah Husein bin Ali bin Abi Thalib cucu Rasulullah saw yang sebelumnya di maqomkan di Asqolan Palestina kemudian di pindahan Dinasty Fathimiyah ke Masjid ini.

Di dalam Masjid ini terdapat banyak peninggalan Sejarah seperti sejengkal tongkat Rasulullah saw dan beberapa helai Jenggot Rasulullah saw. Juga terdapat Mushaf yang di baca oleh Khalifah Utsman bin Affan Ra. ketika beliau terbunuh.

Masjid ini terletak bersebelahan dengan Masjid Al Azhar. Masjid ini biasanya menjadi tempat paling banyak di ziarahi selain masjid Al Azhar. Bukan hanya sekedar kaum Muslimin tapi juga para Turis.

Masjid Sayidina Husein sekarang menjadi Masjid resmi negara, biasanya Presiden dan para menteri shalat 'ied di sana.


Sabtu, 30 Juni 2018

Sejarah Al Azhar dari masa ke masa. Dinasty Fathimiyah (Bagian I)

Masjid Al Azhar di dirikan oleh Panglima Jauhar As-siqilly dari dinasty Fatimiyah. Di bawah perintah Khalifah Al Mu'iz Lidinillah, Jauhar As-siqilly berangkat dari Maghrib (Maroko) untuk menaklukkan Mesir, yang saat itu di kuasai oleh dinasty ikhsyidiyah.


Setelah menaklukkan Mesir, Panglima Jauhar membangun kota baru di sebelah Utara kota Fusthat (kota yang pertama kali di bangun oleh Amru bin 'Ash ), dan memberi nama kota tersebut dengan Al Qohiroh (kairo). Disamping membangun kota, dia juga mendirikan Masjid. Pada saat itu di Mesir hanya memiliki dua Jami' (Masjid besar) yaitu Masjid Amru bin 'Ash di Fusthat dan Masjid Ibnu Thulun di Qathai'. Masjid besar yang di dirikannya ini berada tepat di tengah kota Al Qohiroh dan menamai Masjid ini dengan Jami' Al-Qohiroh.
Masjid ini kurang lebih setengah dari besar Masjid Al Azhar sekarang.
Pembangunan masjid ini membutuhkan kurang lebih dari dua tahun.
Masjid inilah yang kemudian berubah nama menjadi Al Azhar. Konon di katakan bahwa penamaan ini barasal dari nama Putri Rasulullah saw yaitu Fathimah Az-zahra.
Masjid ini pertama kali dibuka Pada tanggal 7 Ramadhan 361 H (21 Juni 972 M).

Masjid Al Azhar dibangun bukan hanya sekedar untuk tempat ibadah tapi juga untuk tempat pembelajaran dan penyebaran Madzhab Syi'ah pada waktu itu, karena Dinasty Fatimiyah bermazhab Syi'ah.

Proses pembelajaran di Masjid Al Azhar pertama kali berasal dari Pemikiran  Ali Abu Hasan bin An Nu'man selaku Qodhi Mesir pada waktu itu. Ketika itu dia sedang duduk di halaman Masjid Al Azhar Membaca kitab karya ayahnya yaitu kitab Al Iqtishor (Ringkasan Fiqh Madzhab Syi'ah). Ketika sedang membacanya terbersit dalam hatinya untuk menjadikan Al Azhar sebagai Pusat Study.
Dengan izin Khalifah akhirnya dia membuka pengajian pertama di Al Azhar. Kajian pertama itu membahas kitab Fiqh Madzhab Syi'ah Ismailiyyah yaitu Al Iqtishor. Pada bulan shafar 365 H ( 976 M)

Sistem pembelajaran di Al Azhar pada waktu itu terbagi menjadi empat macam:
1. Kelas Umum, yaitu untuk semua kaum muslimin
2. Kelas bagi yang ingin mempelajari Islam
3. Kelas Darul Hikmah untuk masyarakat Muslim maupun Non-muslim
4. Kelas NonFormal.

Masjid Al Azhar saat itu bukan hanya sekedar menjadi pusat ilmu agama tapi juga menjadi pusat Ilmu umum lainnya seperti Ilmu Falaq.

Dinasty Fatimiyah menjadikan Masjid Al Azhar sebagai Masjid resmi negara dan para Khalifah berkhutbah disana. Mereka berhasil membuat Al Azhar menjadi pusat ilmu dan pusat penyebaran Syi'ah Ismailiiyah.

Bersambung...

Selasa, 26 Juni 2018

Hukum memilih pemimpin kafir

Memilih pemimpin Muslim adalah wajib, dan memilih pemimpin kafir hukumnya haram.
Memilih pemimpin merupakan amanah, karena orang yang kita pilih akan mewakili kita selama jabatannya.
Islam sangat menyuruh kita untuk memilih pemimpin yang baik dan bertakwa. Karena setiap pemimpin yang terpilih dan yang memilih memiliki tanggung jawab masing-masing di hadapan ALLAH SWT.
Rasulullah saw bersabda:
كل كم راع و كل كم مسئول عن رعيته

Kalian semua adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban nya.

Selain menyuruh untuk memilih pemimpin yang bertakwa islam juga melarang kita untuk memilih pemimpin yang kafir. Karena seorang kafir pasti tidak akan pernah membantu kemaslahatan kaum muslimin.
Allah SWT berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُوْدَ وَالنَّصٰرٰۤى اَوْلِيَآءَ    ۘ  بَعْضُهُمْ اَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۗ  وَمَنْ يَّتَوَلَّهُمْ مِّنْكُمْ فَاِنَّهٗ مِنْهُمْ ۗ  اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin(mu); mereka satu sama lain saling melindungi. Barang siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 51)
Habib Umar bin Hafidz mengatakan :

و إن جاء دورك في إنتخاب أو غيره فاحذر أن تنتخب إلا من يتقي الله و إن صوتك أمانة

Jika datang kesempatan untuk memilih pemimpin, berhati-hatilah, hendaklah memilih pemimpin yang bertakwa kepada ALLAH SWT karena suaramu adalah amanah.

Kamis, 21 Juni 2018

Tata Krama masuk rumah

Adab-adab Masuk Rumah

1.Jika kita masuk ke dalam rumah, jangan menutup pintu dengan kuat,atau membiarkannya tertutup, tetapi tutuplah dengan lembut.

2. Apabila masuk rumah ucapkanlah salam, ada maupun tak ada orang di dalamnya.

3. Jika kita pulang dari musafir hendaknya memberitahukan keluarga (orang yang di dalam rumah) kita,bahwa kita akan pulang. Supaya mereka memiliki persiapan.

4. Apabila ingin masuk ke kamar orang lain, hendaklah permisi dan ucapakanlah salam

5.jika mengetuk pintu,ketuklah dengan pelan dan penuh kelembutan.

6. Bacalah doa ketika hendak masuk rumah

Minggu, 17 Juni 2018

Renungan akhir Ramadhan

لسه بدر يا رمضان.....

Serasa baru kemarin kita memasuki bulan mulia ini.
Alunan رمضان كريم masih terngiang di telinga.
Tapi apalah daya , kita tak bisa menahan mentari untuk tenggelam
 kita juga tak bisa  membuat mentari terbit.

سلاما يا رمضان
Bulan penuh berkah
Awalnya Rahmat
Tengahnya Maghfiroh
Akhirnya Itqun minan nar
Kini telah berada di penghujunnya.
Semoga kita memperoleh ketiganya.

Walau kita belum bisa beramal sepenuhnya, tapi semoga yang sedikit itulah yang jadi berkah.

'ied bukanlah untuk orang yang memakai pakaian baru .
'Ied bukanlah untuk orang yang memiliki celana baru.
Tapi 'ied adalah untuk orang orang yang berpuasa dan beribadah sepenuhnya LILLAH.

Mari bercermin kepada para Salafussholeh yang bersedih di akhir Ramadhan padahal mereka telah beramal sepenuhnya.
Lalu bagaimana dengan kita yang awam ini.? Apakah yang kita rasakan.?
Tahun depan belum tentu kita bertemu dengannya kembali.

Mari kita beristighfar dan bermunajat kepada ALLAH SWT di akhir Ramadhan yang penuh berkah ini, tempat terkabulnya doa dan di ijabah semua keinginan.
Khususnya di buka puasa nanti sebagai tempat mustajab

Mari kita berdoa dan bermuhasabah di buka puasa terakhir kita.

الله المستعان
تقبل الله منا و منكم صالح الأعمال
تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم
. قيامنا و قيامكم